Lari adalah gerak berpindah tempat maju ke depan yang dilakukan lebih cepat dari berjalan. (Mulyanto. 2005: 144). Pada lari ada saat kedua kaki tidak berhubungan (kontak) dengan tanah atau badan melayang di udara. Hal ini berbeda dengan jalan sekalipun dilakuan dengan cepat.

Pada lari jarak pendek dibutuhkan kemampuan suplai energi yang menyebabkan anggota tubuh bergerak cepat dan maksimal dalam melakukan gerakan dengan penguasaan teknis gerakan yang lebih kompleks dibandingkan gerakan lari jarak jauh. Gerakan lari jarak pendek memperhitungkan setiap langkah yang dilakukan mulai dari start sampai gerakan tubuh menyentuh garis finish.

Yang termasuk dalam lari jarak pendek ini adalah lari 100 meter, 200 meter, dan 400 meter utnuk perlombaan yang dilakukan pada gelanggang terbuka. Sedangkan untuk perlombaan yang dilakukan pada gelanggang tertutup terdapat beberapa nomor lain yang dilombakan, yaitu lari 50 meter dan 60 meter. Termasuk yang memerlukan pengembangan kecepatan berlari secara maksimal dalam jarak pendek adalah lari gawang 60 meter, 100 meter, 110 meter dan 400 meter (Mulyanto. 2005: 145).

Daftar Rujukan:

Mulyanto Taufik Yudi. Jurnal Iptek Olahraga, Vol.7, No.3, September 2005: 143-159. Metode Latihan Lari Cepat 100 Meter.

About Saifur

Pelajar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s